Goodbye Radiant




Pamit itu adalah sebuah keputusan.

Keputusan untuk pindah, ke sebuah suasana baru, ke lingkungan baru, dan hidup yang (mungkin) baru.

Minggu ini adalah minggu terakhir gue bekerja di kantor ini.
Dan tentu saja harus gue katakan kantor yang luar biasa,
penuh manfaat,
penuh ilmu,
penuh rekan kerja yang luar biasa baik,
penuh cerita,
penuh intrik,
dan bahkan muslihat.

Sebuah lingkungan yang wajar ditemui dalam lingkungan perkantoran.

Dan postingan ini, mungkin akan jadi postingan terakhir gue ketika gue bekerja disini.
Dan juga entah sudah berapa postingan yang gue tulis ketika gue berada di kantor ini.

Postingan ini gue persembahkan untuk semua rekan-rekan kerja gue yang sangat luar biasa.
Mendukung, menyemangati, memberi maaf, senyum, cinta, dan tawa ketika gue berada disini dari Januari 2011.

Lulus dari UI dengan pangkat diploma Elektronika Instrumentasi Departemen Fisika,
entah kenapa gue justru bekerja di kantor ini sebagai IT.

Atas semua adaptasi dan kecerobohan yang udah gue lakuin disini, gue belajar banyak.
Bahwa siapapun bisa belajar dan butuh waktu untuk memahami semuanya meski bukan bidangnya.
Kesabaran rekan-rekan disini memacu gue untuk bekerja dan belajar lebih banyak mengenai dunia IT.

Sampe akhirnya sekarang meski gak juga bisa dibilang 'jago' ,
tapi setidaknya gue yang sekarang punya nilai plus dibanding gue yang pas awal masuk kesini.

Tapi kayak sebuah alasan dan pendapat-pendapat klasik yang menurut gue kampret,
yaitu : Dimana ada pertemuan pasti selalu ada perpisahan.

Yeah quotes freak yang entah siapa yang nemuin itu akhirnya gue alamin sekarang.

Terlalu banyak cerita di kantor ini yang bahkan gak bisa diungkap dan dijabarkan hanya dengan tulisan.

Pak Bob, Manajer gue yang udeh duluan resign secara kampret dari kantor ini, gue bilang kampret karna orang ini mendadak sekali resign nya,
saat gue lagi hot-hot nya belajar soal IT Networking. Atasan yang sangat pengertian dan selalu ngasih kesempatan. Dan ternyata orang ini pernah ngeband bareng Eross ama Duta. Dua musisi paling favorit di hidup gue sampe sekarang.

Pak Jul, ini orang gue kira pendiem,dan serem. Tipikal orang Batak yang kayaknya emang serem. Ternyata gokilnya bukan maen, belakangan sering galau, sama kayak gue, galau juga. oke, abaikan soal galau.

Dua orang diatas adalah TIM IT yang setaunan ini kerja bareng, overall, sangat menyenangkan sekali kerja bareng orang" handal diatas...

Dan masih banyak rekan-rekan luar biasa lainnya yang gak bisa gue sebutin satu-satu,
ah kalian semua itu, bener" bikin RNI jadi berwarna, kadang warna merah,dan kadang hitam, kadang juga jadi abu-abu.

Dan pada akhirnya memang gue harus pamit.
Untuk sebuah langkah awal yang gue harapkan bisa membuat gue lebih maju dan lebih baik lagi.

Untuk sebuah tujuan,sebuah doa,dan sebuah harapan...

Mengumrohkan nyokap pada 2014,menyekolahkan adek gue hingga selesai,
dan menikah pada 2015 dengan seorang wanita yang bener" kali ini gue gak tau siapa.

Karena yang gue harapkan kemaren adalah dia, tapi orangnya udah kabur,dan gak tau bakal balik apa enggak.
Balikan pun bikin gue mikir lagi.

aduh jadi curhat lagi.
oke.

abaikan.

Yah dibalik semua harapan pasti ada usaha dan doa.
Tapi dibalik semuanya, juga harus ada Ridho orang tua.
dan Niat baik ini, mudah-mudahan Alloh tunjukan jalannya.

Bismillah...

Respect for all of you guys,
i'll be missing you all... :)

Komentar

Postingan Populer