Kisah Pejuang Sampah
Ada yang lain ketika melihat sesosok pejuang ini berjalan perlahan,
melewati komplek demi komplek,
tidak mengemis, bukan meminta, tapi mencari, dan bekerja...

kira-kira 30 tahunan, atau bahkan mungkin 40 tahunan,
dibalik kulitnya yang menghitam, mengalir pula peluh membasahi tubuhnya,
sekilas terbayang betapa di dunia ini, masih ada dia...
iya dia...
sesosok pejuang bagi keluarganya,
mengais rejeki dari tong sampah,
dari sebuah 'tempat' yang mungkin seharusnya tidak bisa dijadikan apa-apa lagi...(bagi sebagian orang)
dan pada kenyataannya,
bukan hanya beliau satu-satunya pemulung di negara ini,
masih banyak lagi lainnya,
yang memilih 'bekerja' ,
daripada menyerah pada keadaan,dan meminta-minta...
kadang terlihat oleh saya,
seorang tua yang mengangkut gerobak berisi beberapa barang yang (mungkin) masih bisa di daur ulang,
dan ketika saya melongok makin dalam kedalam gerobak itu,
tidak hanya sisa-sisa sampah yang ada disana,
melain kan seorang,tidak...
dua - tiga orang anak kecil,
yang dapat dengan cepat saya simpulkan sebagai anaknya...
yang setia menemani ayahnya...
'bekerja' ...
entah apa yang bisa diperbuat negara ini,
hingga orang-orang ini begitu menyedihkannya...
begitu iba untuk dilihat,
namun begitu tak ternilai perjuangannya mencari nafkah...
Selintas teringat akan sebuah cerita nyata...
cerita tentang seorang khalifah...
Khalifah Umar bin Khatab ra,
yang bahkan takkan membiarkan seekor keledai pun kelaparan di wilayahnya ketika dia menjabat sebagai khalifah...
yang rela menyalakan lampu hanya untuk keperluan negara dan rakyatnya...
Tidakkah terpikir bahwa keadaan negeri nan kaya ini begitu menyedihkan,
dengan 'oknum' pemimpin yang selalu bahagia dan bangga dengan politik pencritaan yang dia buat,
dan 'oknum' wakil rakyat yang selalu berlomba mengobral janji...
serta para 'oknum' aparat penegak yang terkadang tidak adil dalam membuat,dan menjalankan peraturan...
wallahualam bissawab...
Lindungi negara kami dari kehancuran ya rabb...
berkahi dan rahmati selalu mereka yang mencari nafkah dengan susah payah yang luar biasa,
kuatkan dan tabahkan hati mereka untuk tetap berada pada jalan Mu yang lurus...
Amin,
melewati komplek demi komplek,
tidak mengemis, bukan meminta, tapi mencari, dan bekerja...
kira-kira 30 tahunan, atau bahkan mungkin 40 tahunan,
dibalik kulitnya yang menghitam, mengalir pula peluh membasahi tubuhnya,
sekilas terbayang betapa di dunia ini, masih ada dia...
iya dia...
sesosok pejuang bagi keluarganya,
mengais rejeki dari tong sampah,
dari sebuah 'tempat' yang mungkin seharusnya tidak bisa dijadikan apa-apa lagi...(bagi sebagian orang)
dan pada kenyataannya,
bukan hanya beliau satu-satunya pemulung di negara ini,
masih banyak lagi lainnya,
yang memilih 'bekerja' ,
daripada menyerah pada keadaan,dan meminta-minta...
kadang terlihat oleh saya,
seorang tua yang mengangkut gerobak berisi beberapa barang yang (mungkin) masih bisa di daur ulang,
dan ketika saya melongok makin dalam kedalam gerobak itu,
tidak hanya sisa-sisa sampah yang ada disana,
melain kan seorang,tidak...
dua - tiga orang anak kecil,
yang dapat dengan cepat saya simpulkan sebagai anaknya...
yang setia menemani ayahnya...
'bekerja' ...
entah apa yang bisa diperbuat negara ini,
hingga orang-orang ini begitu menyedihkannya...
begitu iba untuk dilihat,
namun begitu tak ternilai perjuangannya mencari nafkah...
Selintas teringat akan sebuah cerita nyata...
cerita tentang seorang khalifah...
Khalifah Umar bin Khatab ra,
yang bahkan takkan membiarkan seekor keledai pun kelaparan di wilayahnya ketika dia menjabat sebagai khalifah...
yang rela menyalakan lampu hanya untuk keperluan negara dan rakyatnya...
Tidakkah terpikir bahwa keadaan negeri nan kaya ini begitu menyedihkan,
dengan 'oknum' pemimpin yang selalu bahagia dan bangga dengan politik pencritaan yang dia buat,
dan 'oknum' wakil rakyat yang selalu berlomba mengobral janji...
serta para 'oknum' aparat penegak yang terkadang tidak adil dalam membuat,dan menjalankan peraturan...
wallahualam bissawab...
Lindungi negara kami dari kehancuran ya rabb...
berkahi dan rahmati selalu mereka yang mencari nafkah dengan susah payah yang luar biasa,
kuatkan dan tabahkan hati mereka untuk tetap berada pada jalan Mu yang lurus...
Amin,


Komentar
Posting Komentar