Harusnya Kita ...


Rame Demo BBM dari kmaren-kmaren,

Yeah emang konon katanya bbm di indonesia udah murah banget,
di india aja mencapai 14rebu per liter untuk ukuran setara premium !

edyan...

konteksnya tepat kalo dengan alasan minyak dunia emang lagi tinggi,
tapi sangat tidak tepat kalo dialasankan untuk menyelamatkan APBD negara...

bisa diliat sendiri sih sebenernya APBD negara abis buat kemana aja, buat bikin hal-hal gak penting yang harusnya Banggar DPR pun paham,

ga ada masalahnya sebenernya buat rakyat bbm naek asalkan kinerja yang diatas sendiri tepat dan gak menghambur-hamburkan uang...

kronis dan ironis sekali melihat negara ini,
dan entah kenapa ada 1 partai secara frontal bahkan menantang dan berteriak dengan keras 'atas nama rakyat' untuk menolak kenaikan bbm, bahkan beberapa kadernya 'ngintil' turun ke jalan,
bah...

dia gak berkaca ketika pemimpin dari partainya menjadi presiden dulu, bbm pun beliau naikan juga...
dan bahkan yang paling santer, beberapa tokoh dari partai tersebut kini tersangkut kasus suap, korupsi, dan apalah itu namanya...

nah makanya gue bilang,

KRONIS !

internal partai sendiri berantakan dan sebenernya kurang bisa dipercaya, tapi berteriak lantang 'atas nama rakyat' dengan disisi lain ada 'oknum' partainya memakan uang rakyat...

BOMBASTIS !

Disisi yang berbeda, beberapa elite partai justru sedang fokus untuk menyiapkan strategi memenangi pemilukada DKI Jakarta.
Disaat smua ribut-ribut BBM, yang kampanye tetep aja kampanye , termasuk para elite partai yang jadi anggota DPR, yang mestinya kudu ikut bantuin ngelarin masalah BBM ini...

IRONIS !

Beberapa mahasiswa secara ekstrim dan maaf saya ralat, saya harus katakan 'OKNUM' mahasiswa , secara brutal membakar pos polisi, menutup jalan, dan tindakan lainnya...
bahkan bentrokan berdarah dengan aparat...

Kasian, mereka jadi korban,
Mahasiswa jadi korban, Aparat jadi korban,

dan Media pun riang gembira syukuran,
mendapat berita indah untuk digunjingkan,
Media sekarang justru hadir untuk MEMPERKERUH KEADAAN ,
tidak sepenuhnya menyajikan fakta asli namun ada sedikit 'bumbu' yang ditambahkan untuk memaniskan berita tersebut...

yah manis bagi media, semakin laku, semakin sering dibaca dan dilihat di tv,
tapi busuk sesungguhnya...

TRAGIS !

Trus hal konkret apa yang mesti lo lakuin ?
sebagai anak muda, ehm gini,
protes boleh, tapi tolong jangan anarkis,
kritis tanpa anarkis itu bisa...

dilain sisi, kita juga bergerak, membuat sesuatu,
apa ?
kita coba mengurangi kemiskinan dengan hal konkret,
membuat lapangan kerja, membangun wirausaha mandiri,

mengurangi pengangguran , pengamen dan gembel jalanan ,
dengan apa ?
dengan ilmu, kita cerdaskan mereka dengan sekolah gratis,
ga perlu nunggu janji sampah pemerintah dah bupati atau walikota,
bersama teman-teman mahasiswa atau yang sudah lulus,
bisa kita bentuk tim untuk mencerdaskan rakyat jalanan,..

Ga punya bakat ngajar ?
ga pinter ?

BERDOA !

itu jalan satu-satunya,
DOAKAN NEGERI INI , dan PERBAIKI DIRI KITA SENDIRI !

karena Pemimpin adalah cerminan rakyatnya,
jangan salahkan pemimpin kita sampah jika kita sendiri masih sampah.


Indra Pramana Putra
29-03-2012

Komentar

Postingan Populer