SORI
Judul yang janggal,
mestinya SORRY, bukan SORI,
SORI ini bahasa mana ? inggris bukan, indonesia bukan ?
apa jangan-jangan merek Kecap ? (oh itu mah SAORI)
biarin amat deh,
udah lama gak ngepost *beresin debu*
mau puitis dikit ah :
Saya mau minta maaf (lagi) ,
maaf atas semua lisan yang gak ditepati,
bukan karna saya umbar janji,
tapi karna memang dihadang rasa frustasi,
yang begitu sulit sekali padahal hanya untuk tahu kabar kamu,
keadaan seperti ini baru untuk saya,
jadi tembok sabar yang saya bangun sekian lama,
akhirnya roboh juga, hingga saya sadari saya pun merasa amat kesal saat itu.
Saya mau minta maaf (lagi) ,
atas apa yang telah saya lakukan,
saya cuma ingin hubungan ini baik-baik lagi,
seperti dulu, kembali dengan pesan singkat yang sama, dengan panggilan yang sama,
tidak seperti sekarang,
Seolah pada hati kamu tertanam sebuah inti Es,
yang membuatnya dingin, dan sulit dirubah kembali,
yang membuat saya kembali berusaha keras mengambil inti Es itu dan membuangnya jauh-jauh.
Saya mencintai kamu seperti langit pagi yang selalu terlihat indah apapun cuaca diluar sana..
Dan saya ingin kamu mencintai saya seperti bunga yang bermekaran di musim semi,
Saya mencintai kamu seperti air yang mengalir di sungai deras,
Saya mencintai kamu seperti embun yang selalu hadir di setiap pagi hari...
Tunggu saya untuk menjadikan kamu seorang yang halal sepenuhnya untuk saya,
Sebelum ada saat ketika saya datang kerumah kamu dan menawarkan diri untukmu atas orangtua kamu,
izinkan terlebih dahulu saya memantaskan diri saya,
Memantaskan diri saya dihadapan Allah SWT,
Memantaskan diri saya atas orang tua saya dan orang tua kamu,
Hingga siap lahir batin untuk maju...
Menjemput kamu...
Sedikit saja, tolong tunggu saya disana... :)
mestinya SORRY, bukan SORI,
SORI ini bahasa mana ? inggris bukan, indonesia bukan ?
apa jangan-jangan merek Kecap ? (oh itu mah SAORI)
biarin amat deh,
udah lama gak ngepost *beresin debu*
mau puitis dikit ah :
Saya mau minta maaf (lagi) ,
maaf atas semua lisan yang gak ditepati,
bukan karna saya umbar janji,
tapi karna memang dihadang rasa frustasi,
yang begitu sulit sekali padahal hanya untuk tahu kabar kamu,
keadaan seperti ini baru untuk saya,
jadi tembok sabar yang saya bangun sekian lama,
akhirnya roboh juga, hingga saya sadari saya pun merasa amat kesal saat itu.
Saya mau minta maaf (lagi) ,
atas apa yang telah saya lakukan,
saya cuma ingin hubungan ini baik-baik lagi,
seperti dulu, kembali dengan pesan singkat yang sama, dengan panggilan yang sama,
tidak seperti sekarang,
Seolah pada hati kamu tertanam sebuah inti Es,
yang membuatnya dingin, dan sulit dirubah kembali,
yang membuat saya kembali berusaha keras mengambil inti Es itu dan membuangnya jauh-jauh.
Saya mencintai kamu seperti langit pagi yang selalu terlihat indah apapun cuaca diluar sana..
Dan saya ingin kamu mencintai saya seperti bunga yang bermekaran di musim semi,
Saya mencintai kamu seperti air yang mengalir di sungai deras,
Saya mencintai kamu seperti embun yang selalu hadir di setiap pagi hari...
Tunggu saya untuk menjadikan kamu seorang yang halal sepenuhnya untuk saya,
Sebelum ada saat ketika saya datang kerumah kamu dan menawarkan diri untukmu atas orangtua kamu,
izinkan terlebih dahulu saya memantaskan diri saya,
Memantaskan diri saya dihadapan Allah SWT,
Memantaskan diri saya atas orang tua saya dan orang tua kamu,
Hingga siap lahir batin untuk maju...
Menjemput kamu...
Sedikit saja, tolong tunggu saya disana... :)
wah galau ini postingannya..
BalasHapushihi..
semangaatt..!! :)
blognyahrinz.blogspot.com