Man Joddoh Wa Joddoh...
Kemaren gue udah berjuang,berusaha semaksimal mungkin ngasih pandangan, pendapat, dan ngebuka jalan...

Kemaren gue cuma pengen buktiin, kalo gue, laki-laki pantang menyerah, bukan lemah,
buktiin kepada siapa ? bukan kepada dia, bukan kepada orang tuanya, adik, bahkan kepada temennya.
Pembuktian gue sama Alloh, tiap malem selalu doa gue untuk dia, untuk kita,
smoga dimudahkan, smoga dilapangkan dan ditunjukan,
tapi gue selalu berdoa, yah cuma itu, berdoa, gue belum berjuang,
belum ada usaha maksimal yang gue lakukan untuk mencapai itu.
Ditengah hujan yang sedang bahagia membasahi bumi, gue pulang sebentar, buka puasa dirumah,
dan kemudian solat minta petunjuk.Ada masa dan keadaan dimana gue hampir putus asa,
tapi sebuah niat kuat yang terlanjur gue pegang , bikin gue kuat...
Sebuah obrolan panjang terjadi dirumahnya,
dan entah apa yang dia dan orang tuanya bicarakan, gue gak pasti tau apaan...
dari sekian kecil keras hatinya, terkikis sedikit keluluhan hatinya ,
hingga akhirnya dia bilang dia butuh waktu...
sementara gue butuh kepastian...
Ini menarik, gue yang dibohongi, diduain, tapi justru gue yang digantung,
Pertanda Alloh masih belum membuka hatinya...
Seorang laki-laki normal yang punya harga diri pasti bakal nolak untuk digantung setelah diduain,
bahkan bisa aja pergi jauh-jauh untuk mencari wanita yang lebih baik lagi...
Tapi harus saya katakan,
ini bukan soal harga diri dan gengsi,
ini soal keyakinan, dan TEKAD !
Dari sini gue semakin paham begitu Maha Kuasanya Allah...
Seorang hanum, orang yang gue kenal dan gue pacarin dari kelas 2 SMA itu,
sedikit pun gak pernah mau gue putusin,
sedikit pun gak pernah nerima kata 'break' yang gue ucapin,
bahkan ketika gue lagi 'sengak' jaman kuliah dulu,maen-maen sana sini,
dia bahkan rela dan ikhlas menyuruh gue duain dia tanpa harus mutusin dia...
orang yang 6 bulan lalu masih begitu sesenggukannya di punggung gue ketika perjalanan pulang,
ketika gue tau kalo dia mau ketemu orang yang salah, orang bernama adit,
sebegitu menyesalnya dia cuma gara-gara itu, dan betul memohon untuk enggak gue tinggalin...
Sekarang keadaan berubah,sama skali berubah,
bahkan kita yang tanpa salah saat ini, kita yang sedang baik" aja,
gue yang sama skali gak main-main lagi,
sama skali sedang sayang-sayangnya,
justru kali ini dia yang belok...
entah karna dasar apaan...
Allah tunjukin kuasanya bahwa Dialah sang Pemilik Hati,
apa yang Dia Kehendaki, maka Terjadilah...
Sekarang saat dalam posisi gue digantung kayak gini,
bahkan digantung oleh orang yang gue sayang yang udah bohong abis-abisan ke gue,
gue masih tetep aja keras kepala, masih tetep beranggapan kalau ini ujian...
'Saya cuma ingin Engkau membuka hatinya lagi Ya Rabb, tolong buka matanya,
buka pikirannya, bahwa apa yang dia rasakan disana hanyalah sementara, cuma sesaat,
hal yang gak akan bisa dia dapatkan selamanya...'
'Ditengah pagi sejuk dimana milyaran rizki Kau turunkan ke seluruh hamparan bumi,
hamba mu yang hina ini memohon Ya Rabb, tegaskan hatinya, kembalikan lagi dia kepada saya Ya Rabb,
biarlah kesempatan yang terakhir ini menjadi pelajaran kepada saya untuk sungguh-sungguh menjaganya dengan lebih baik...'
'Sungguh apa yang sudah saya lalui bersama dia dalam 6 tahun belakang, akan saya jadikan pijakan agar saya mampu berdiri lebih baik lagi,
lebih bijaksana, Hamba mohon Ya Rabb, berikan kesempatan terakhir untuk kita, buka kembali pintu hatinya yang hampir beku...'
'Sungguh hanya Engkau Ya Allah, hamba yakini, Maha Pembolak-balik Hati, Engkau telah tunjukan Kuasa Mu atas setiap hati seseorang,
Hamba mohon sekali lagi ini Ya Alloh, kembalikan hatinya...'
Amin...

Kemaren gue cuma pengen buktiin, kalo gue, laki-laki pantang menyerah, bukan lemah,
buktiin kepada siapa ? bukan kepada dia, bukan kepada orang tuanya, adik, bahkan kepada temennya.
Pembuktian gue sama Alloh, tiap malem selalu doa gue untuk dia, untuk kita,
smoga dimudahkan, smoga dilapangkan dan ditunjukan,
tapi gue selalu berdoa, yah cuma itu, berdoa, gue belum berjuang,
belum ada usaha maksimal yang gue lakukan untuk mencapai itu.
Ditengah hujan yang sedang bahagia membasahi bumi, gue pulang sebentar, buka puasa dirumah,
dan kemudian solat minta petunjuk.Ada masa dan keadaan dimana gue hampir putus asa,
tapi sebuah niat kuat yang terlanjur gue pegang , bikin gue kuat...
Sebuah obrolan panjang terjadi dirumahnya,
dan entah apa yang dia dan orang tuanya bicarakan, gue gak pasti tau apaan...
dari sekian kecil keras hatinya, terkikis sedikit keluluhan hatinya ,
hingga akhirnya dia bilang dia butuh waktu...
sementara gue butuh kepastian...
Ini menarik, gue yang dibohongi, diduain, tapi justru gue yang digantung,
Pertanda Alloh masih belum membuka hatinya...
Seorang laki-laki normal yang punya harga diri pasti bakal nolak untuk digantung setelah diduain,
bahkan bisa aja pergi jauh-jauh untuk mencari wanita yang lebih baik lagi...
Tapi harus saya katakan,
ini bukan soal harga diri dan gengsi,
ini soal keyakinan, dan TEKAD !
Dari sini gue semakin paham begitu Maha Kuasanya Allah...
Seorang hanum, orang yang gue kenal dan gue pacarin dari kelas 2 SMA itu,
sedikit pun gak pernah mau gue putusin,
sedikit pun gak pernah nerima kata 'break' yang gue ucapin,
bahkan ketika gue lagi 'sengak' jaman kuliah dulu,maen-maen sana sini,
dia bahkan rela dan ikhlas menyuruh gue duain dia tanpa harus mutusin dia...
orang yang 6 bulan lalu masih begitu sesenggukannya di punggung gue ketika perjalanan pulang,
ketika gue tau kalo dia mau ketemu orang yang salah, orang bernama adit,
sebegitu menyesalnya dia cuma gara-gara itu, dan betul memohon untuk enggak gue tinggalin...
Sekarang keadaan berubah,sama skali berubah,
bahkan kita yang tanpa salah saat ini, kita yang sedang baik" aja,
gue yang sama skali gak main-main lagi,
sama skali sedang sayang-sayangnya,
justru kali ini dia yang belok...
entah karna dasar apaan...
Allah tunjukin kuasanya bahwa Dialah sang Pemilik Hati,
apa yang Dia Kehendaki, maka Terjadilah...
Sekarang saat dalam posisi gue digantung kayak gini,
bahkan digantung oleh orang yang gue sayang yang udah bohong abis-abisan ke gue,
gue masih tetep aja keras kepala, masih tetep beranggapan kalau ini ujian...
'Saya cuma ingin Engkau membuka hatinya lagi Ya Rabb, tolong buka matanya,
buka pikirannya, bahwa apa yang dia rasakan disana hanyalah sementara, cuma sesaat,
hal yang gak akan bisa dia dapatkan selamanya...'
'Ditengah pagi sejuk dimana milyaran rizki Kau turunkan ke seluruh hamparan bumi,
hamba mu yang hina ini memohon Ya Rabb, tegaskan hatinya, kembalikan lagi dia kepada saya Ya Rabb,
biarlah kesempatan yang terakhir ini menjadi pelajaran kepada saya untuk sungguh-sungguh menjaganya dengan lebih baik...'
'Sungguh apa yang sudah saya lalui bersama dia dalam 6 tahun belakang, akan saya jadikan pijakan agar saya mampu berdiri lebih baik lagi,
lebih bijaksana, Hamba mohon Ya Rabb, berikan kesempatan terakhir untuk kita, buka kembali pintu hatinya yang hampir beku...'
'Sungguh hanya Engkau Ya Allah, hamba yakini, Maha Pembolak-balik Hati, Engkau telah tunjukan Kuasa Mu atas setiap hati seseorang,
Hamba mohon sekali lagi ini Ya Alloh, kembalikan hatinya...'
Amin...


percayalah, tulang rusuk dan pemiliknya tidak akan pernah tertukar.
BalasHapusTapi juga harus inget "Jangan tangisi yg telah pergi, meski itu hal terbaik yg pernah kamu miliki. Percayalah, Allah telah mempersiapkan yg lebih baik. Ketika dia meninggalkanmu demi orang lain, relakan. Suatu hari seseorang akan berterima-kasih padanya karena tlah melepaskanmu.”
Hayoo semangat move on..mana pram yang belagu pas zaman SMA.hahaa piss..^^
waaaah, ini linda yaaah ??
BalasHapuskok bisa tau alamat blog gue ndaaa ? wah ini blog pribadi,, waduh,hihihi...
iya nda, gue pengen rasanya jadi orang kayak gue SMA dulu, pacaran ya pacaran,gak mikir, mutusin trus ilang,cari pacar lagi.
tapi waktu terus berjalan nda, umur bertambah,
gue sadar gak mungkin ada lagi pram yang kayak gitu, disini gue cuma berusaha jadi lebih baik nda,
tapi jalan yang gue temuin skarang, sungguh terlalu berat, gue gak ngerti dan (mungkin) belum nemu celah melewati ini...
doakan nda...
tau dund, waktu ntu prnh disisipin ke twitter..tz dimasukin ke friendlist blog.hahaa
BalasHapussippp didoakan qo..^^
percaya aja ALlah ga akan memberi ujian diluar kemampuan qt..mgkn jg sbg ujian cinta xan..
kalo pun akhirnya tdk bjodoh, mgkn itu yg tbaik bagi Allah..
Inget, yg tbaik mnurutmu blm tentu tbaik buat Allah..tp yg tbaik buat Allah psti yg tbaik buat qt..
jgn patah semangat lah..
cwo kan bisa empat tuh.hahaa
chayoo..^^
al-fatihah 3 kali seusai sholat dan dibaca rutin . . .
BalasHapuscara ampuh dan manjur bro . . . !!!
oh iya nda makasihh,,
BalasHapus@ochaa : makasih yaa, hehehe iya betul" alfatihah 3 kali ba'da sholat, okeh :D