Untold Story ( Chapter II - END)
Sebut saja AM.
Orang ini adalah laki-laki yang
berada pada jalur yang tepat untuk melamar NK.
Dia sudah tiba pada titik yang
memang mengharuskan dia untuk melamar.
Laki-laki ini, seperti yang NK sempat
ceritakan, mantan ketua BEM FKM sebuah universitas terkemuka di sana. Finalis
sebuah event ilmiah nasional untuk mahasiswa. Dan achievement lainnya yang
cukup mentereng,ditambah dengan pekerjaan yang dia punya saat ini, saya rasa
dia betul jika dikatakan tepat untuk mendampingi NK.
Dari AM dan NK saya belajar,
belajar tentang arti komitmen yang sesungguhnya, belajar bahwa untuk mencapai
sebuah fase penyempurnaan agama, dengan menikah tidak harus pacaran
berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.
Mereka berdua(atas izin Allah tentu)
mengajarkan kepada saya bahwa sejatinya seperti inilah cara mencari cinta.
Tidak, bukan mencarinya secara membabi buta, kesana kemari, mendekat dengan si
anu, si itu. Tapi justru dengan memantaskan diri kita sendiri untuk mendapatkan
cinta yang baik, yang Allah ridhoi.Maka dengan izin dan kuasa Nya, maka Dia
sendirilah yang akan menuntun kita pada cinta sejati kita.
Insya Allah.
Ketika saya menulis tulisan ini,
prosesi lamaran belum dilangsungkan, Insya Allah akan dilangsungkan 21 Agustus
(kalo ndak salah). Pada tulisan ini, betul-betul saya harapkan diatas doa saya,
untuk kelancaran prosesi lamaran,hingga mereka melangsungkan akad dan resepsi.
Hingga mereka sepenuhnya menjadi pasangan yang
halal.
Bukankah semakin banyak yang
mendoakan maka insya allah akan semakin baik ?
Ayo siapapun yang baca tulisan
ini…
Yuk amin bareng-bareng…
AMIIIIIN…
Hehehe. 

Kok tulisan kali ini serius
banget sih ndra ?
LAH, emang ?
Menurut lu gua nggak bisa nulis
serius ?
Nggak, memang pada dasarnya
tulisan yang ini, ada harapan tersimpan untuk saya, untuk kamu juga yang sedang
membaca siapapun itu, agar kita memang benar-benar bisa dipertemukan dengan
jodoh yang baik, jodoh yang tepat, baik menurut Allah, baik menurut kita.
Umur saya 22 tahun ketika menulis
tulisan ini,
terlalu muda kah untuk berfikir urusan jodoh ?
Tidak saya rasa, bahkan naïf
rasanya jika melihat kilas balik kisah
cinta saya yang begitu di elu-elu kan ketika itu…
(ELU… ELU… ELU… )
*-nggak gitu
juga sih maksudnya di elu-elukan --“
Kisah cinta yang labil, penuh
intrik, penuh mudharat, jadi sudah saatnya harusnya kita berfikir atas cinta
yang hakiki, yang benar-benar akan Dia ridhoi, bukan justru Dia murkai kan ?
Demi Allah, saya berlindung dari segala perasaan cinta yang tidak bisa
saya kontrol, tidak bisa saya jaga.
Sungguh Allah adalah sebaik-baik pelindung dan penjaga hati, maka
bijaksanakanlah setiap rasa cinta yang tiba-tiba muncul dalam hati ini terhadap
lawan jenis saya ya Rabb.
Amin…
Semoga berkah dan rahmat, serta
kelancaran tercurah pada proses lamaran dan akad nikah kalian…
Dan pada detik-detik menjelang
lamaran, akad, biasanya justru kalian akan diuji, dengan perintilan-perintilan
kecil.
Mudah-mudahan kalian tetap
istiqomah dalam komitmen kalian, tetap menjaga jarak dalam komunikasi sampai
tiba betul-betul waktunya.
Dan tetap sabar atas apapun yang
menimpa perjalanan kalian menuju akad nikah.
Percayalah,hasilnya akan jauh
lebih indah dibanding sabar yang tidak seberapa ini bukan ?
Sebagai kawan, saya hanya
mengingatkan supaya kalian benar-benar terus bisa bersyukur, tanpa merendahkan
diri. Bahwasanya NK, begitu banyak laki-laki di luar sana yang betul-betul
jatuh hati dan ingin melamar kamu, tapi tak satupun dari mereka memang yang
tiba pada titik melamar tersebut, pun begitu pula dengan saya…
Mudah”an ‘kami’ , barisan
orang-orang yang patah hati ini, bisa tersenyum lega dan tenang, karena memang
orang yang kamu pilih untuk mendampingimu nanti ini, adalah orang yang
betul-betul pantas dan tepat untuk kamu …
Dan bahwasanya juga NK, kamu
harusnya cukup sadar bahwa dengan keunggulan-keunggulan yang AM miliki, juga
begitu banyak akhwat diluar sana yang sejatinya jatuh hati dan sangat memimpikan
dikhitbah ikhwan seperti dia, dan sudah selayaknya juga kamu sebagai orang yang
dia pilih, juga menunjukan kepantasan kamu bahwa kamu memang betul-betul orang
yang tepat untuk jadi yang terakhir baginya…
Gue abis baca buku menarik,
Beberapa isinya akan gue posting
disini,
Ini buat elu,anak PJB gresik
dodol ...
Harta bisa menyesatkan, bisa pula menyelamatkan.
Semua bergantung pada cara kita memperlakukannya.
Tak perlu merasa risau dan takut terhadap pasangan (maksudnya ISTRI /
SUAMI lho ya,bukan PACAR --“) yang akan menghabiskan semua harta kita.Percayalah,
Ikhlas dalam berbuat dan berucap disertai dengan kerja keras pasti akan
menghasilkan sesuatu yang membahagiakan.
Jika nantinya kamu adalah seorang istri yang memiliki suami yang tidak
mudah memberikan uang kepada kita,
Bersyukurlah…
Siapa tau itu adalah jalan Allah untuk membuat kita semakin kreatif.
Begitu juga jika suatu saat nanti kamu adalah seorang istri yang
memiliki suami yang royal memberikan uang,
Bersyukurlah…
Tak perlu menghakimi orang lain yang memiliki suami berbeda dengan
suami kita, siapa tau beberapa tahun kedepan sikap suami kita berubah atau
Allah mengambil suami kita secara tiba-tiba…
Semua yang ada di dunia ini pada dasarnya adalah ujian, termasuk juga
pernikahan dan harta.
Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua. Amin… J
(-Hartamu Hartaku,Hartaku punya siapa… --- Miyo Ariefiansyah)
Barangkali ini tulisan paling
serius yang pernah saya bikin, karena memang, di setiap huruf yang saya ketik,
tersirat doa dan harapan, untuk kelancaran prosesi walimahan kalian, dan juga
bagi saya sendiri dan siapapun yang membaca tulisan ini…
Agar kami memang dipertemukan,
dengan jodoh yang paling baik…
Karena pada hakikatnya, tulang rusuk tak akan pernah tertukar, dan atas
izin Allah pasti akan bertemu pada suatu saat yang tepat nanti… --IPP--
Mudah-mudahan kita semua
dilindungi dari rasa cinta yang membusukkan hati, dan terus dijaga Allah untuk
membijaksanakan semua rasa cinta yang kita punya, agar tidak melampaui
kecintaan kita pada Allah dan Rasulnya…
Amin…
-end J -
aku nggak jadi ke Malang tahun ini :)
aku nggak jadi ke Malang tahun ini :)




ahahaha....gila....
BalasHapusgue doain lu dapet jodoh yang tepat deh pram...hahaha.....
sabar ya kawan.... ;p
*itu gambar yang bawah cerita rorojongrang sama bondowoso versu uslami ya? ;p*
hahahaha nyunge !
BalasHapuswaduh.. elu mampir di blog gue,
asem,,, jadi malu...
zzz,,, ini bukan buat tetangga elo itu lho ya...
hahaha...
iseng aja mampirnya...kebetulan lewat...hahayy
BalasHapusbuat siapapun ngga pedulilah... ;p
hahahaha...
cerita versi lengkap kek kok lo berdua bisa ending begituh... *kepotingkatdewa* *mukapenasaran* ahayy.. ;p
hahaha...
BalasHapusElo baca aja postingan dengan judul
'Man Joddoh wa Joddoh'
semua jelas kok disitu :)
tulisan patah hati dan perjuangan yang menyedihkan... haha
yang sabar ya mas bro... ;p
BalasHapusaish,ngga usah lebay deh...
cinta emang butuh diperjuangkan,tapi kalo udah ngga cinta,jangan dipaksakan... *ngaco* hahahahaha
jadi lo sama dia bener-bener udahan? lost contact juga? *kepolagi* soalnya dia kalo ditanya jawabnya cuma "yaa gitu deh" doang sih.. -_-